Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kombinasi Pariwisata dan Budaya, Kota Blitar Ingin Kembangkan Ekonomi Kreatif
Advertisement . Scroll to see content

8 Jam Pasien Melahirkan Terombang-ambing di Laut, KRI Surabaya Turun Tangan, Begini Kronologisnya

Rabu, 22 Juni 2022 | 00:09 WIB
  • author Sonny Hermawan
8 Jam Pasien Melahirkan Terombang-ambing di Laut, KRI Surabaya Turun Tangan, Begini Kronologisnya
KRI Surabaya Evakuasi Ambulans Laut Bawa Pasien Melahirkan (Foto: iNews/Sony Hermawan)

SUMENEP, iNewsBlitar.id - KRI Surabaya diterjunkan mengevakuasi ambulans laut yang alami mati mesin di Perairan Pulau Kangean, Sumenep, Jawa Timur. Ambulans saat itu mengangkut pasien ibu dan bayi yang baru lahir serta empat tenaga medis Ambulans laut itu diketahui milik Desa Sapeken, Kecamatan Sapeke, Sumenep. Kapal yang membawa pasien tiba-tiba mati mesin hingga terombang-ambing di Pulau Kangean, Minggu (19/6/2022).  

KRI Surabaya yang berada di sekitar lokasi mengevakuasi delapan penumpang. Mereka terdiri atas dua pasien ibu dan bayi yang baru lahir, tiga dokter dan satu bidan serta dua orang keluarga pasien.  Tim medis yang mendampingi pasien, dokter Reinaldo mengatakan, saat kejadian perahu berangkat dari Pulau Komirian.

Kapal hendak berangkat ke daratan Sumenep untuk merujuk pasien ibu yang baru melahirkan. Namun dalam perjalanan mesin perahu mati dan terombang ambing di laut. Beruntung lokasi perahu dapat terdeteksi oleh awak KRI Surabaya yang saat kejadian berada di sekitar lokasi.

"Kami terombang-ambing pas kapal mati mesin. Pasien juga sempat kritis saat mesin mati itu. Akhirnya bisa teratasi pukul 01.00 malam," ucap dr Reinaldo.

Editor: Edi Purwanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut