Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Nasib Tragis Sultan Hamengkubuwono II, Raja Jawa yang Dimakzulkan dan Dijarah Istananya
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Ki Ageng Suryomentaram, Tinggalkan Kemewahan Kraton hingga Pencetus Tentara PETA

Sabtu, 16 Juli 2022 | 07:08 WIB
  • author Solichan Arif
Kisah Ki Ageng Suryomentaram, Tinggalkan Kemewahan Kraton hingga Pencetus Tentara PETA
Foto repro/colorize Ki Ageng Suryomentaram (istimewa).

BLITAR, iNewsBlitar.id - Ki Ageng Suryomentaram merupakan tokoh pejuang asal Yogyakarta yang namanya jarang disebut dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

Di awal penjajahan Jepang (1942-1945), Ki Ageng Suryomentaram telah mengambil peran penting yang kelak menjadi tonggak lahirnya tentara republik.

Usulan Ki Ageng Suryomentaram kepada penguasa Jepang, yakni melalui Asano (anggota Dinas Rahasia Jepang) agar pemuda Indonesia diberi pelatihan militer, telah menjadi cikal bakal berdirinya pasukan Pembela Tanah Air (PETA) pada tahun 1943.

 

“Mengusulkan agar dia dan teman-temannya diberi pelatihan militer yang memadai sebagai bekal untuk berperang bersama Jepang,” tulis Marcel Bonneff dalam buku Matahari dari Mataram, Menyelami Spiritualitas Jawa Rasional Ki Ageng Suryomentaram.

Ki Ageng Suryomentaram tidak hanya mengusulkan tentang pelatihan militer. Ia juga merumuskan prinsip ilmu perang yang kemudian diberinya nama Jimat Perang.

Secara meyakinkan ia menegaskan Jimat Perang mampu mempertebal keberanian pasukan, di mana tentara tak lagi gentar menghadapi kematian  di dalam pertempuran.

Gagasan Ki Ageng Suryomentaram didengar. Pada tahun 1943, pemerintah Jepang mengundangnya ke Jakarta untuk berbicara di radio.

Editor: Edi Purwanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut